Satu Bandar Tewas Ditembak Atas Usaha BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu

Satu Bandar Tewas Ditembak Atas Usaha BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu

Satu Bandar Tewas Ditembak Atas Usaha BNN Gagalkan Penyelundupan Sabu – Tubuh Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan usaha penyelundupan narkotika type sabu jaringan Malaysia-Aceh. Dari operasi itu, satu bandar meninggal ditembak.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Bersama Kami, Diantaranya : # Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya # Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya # Bonus New Member 10% # Bonus Referensi Teman 15% Selamanya Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus-bonus Tersebut

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menjelaskan, sabu itu dibawa dari Langkawi, Malaysia, ke daerah Tamiang, Aceh, lewat jalan laut memakai kapal penangkap ikan pada Minggu 24 Februari 2019.

“Sesudah serah terima, mereka masuk lewat alur-alur sungai kecil. Berdasar pada info itu, BNN bekerja bersama dengan Polres Langsa lakukan penyidikan serta sukses temukan aktor serta tanda bukti 10 bungkus narkoba type sabu di daerah Tamiang, Aceh,” papar Arman dalam keterangannya, Senin (25/2).

Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Untuk Bergabung Dan Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Yang Kami Tawarkan

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Menurut Arman, ada enam terduga yang diringkus. Mereka ialah Ateng, Safitri dengan peranan menjadi pengontrol, Syarifudin, Junaidi alias Toni pemilik narkoba, Daud, serta Alfina.

“Tiada diduga pada seputar jam 02.30 WIB pagi hari, terduga Toni berupaya untuk melarikan diri di daerah Gampong Gedam, Kecamatan Manyak Payed, hingga oleh petugas BNN bertindak tegas terarah memakai senjata api untuk melumpuhkan serta tentang badan Toni,” jelas ia.

Usaha pertolongan dikerjakan team BNN. Akan tetapi Toni wafat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Umum Daerah Langsa.

“Masalah serta terduga dan tanda bukti baik narkotik ataupun non-narkotik dilimpahkan perlakuan serta penyidikannya ke Polda Aceh, Polres Langsa,” kata Arman.

You might also like