Prajurit TNI Deri Masih Diburu Kodam Dan Intel

Prajurit TNI Deri Masih Diburu Kodam Dan Intel – Kodam II Sriwijaya sampai masih mengincar prajurit TNI, Prada Deri Pramana, aktor mutilasi Fera Oktarina. Barisan Intel serta POM juga dimaksud sudah ditebar untuk mengincar.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Bersama Kami, Diantaranya : # Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya # Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya # Bonus New Member 10% # Bonus Referensi Teman 15% Selamanya Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus-bonus Tersebut

“Kita sudah kirim personil di beberapa tempat yang peluang ia ini akan hadir. Baik itu saudaranya, dari mulai saudara ibu, bapaknya, paman sampai saudara Prada DP di Sumatera Selatan,” tutur Pangdam II Sriwijaya, Mayjen Irwan didapati di Kodam, Selasa (28/5/2019).

Disebutkan Irwan, faksinya mengirim team kombinasi mengincar sampai ke Musi Banyuasin (Muba). Dimana wilayah ini disangka jadi tempat persembunyian Prada Deri sepanjang dicari TNI serta Polri.

Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Untuk Bergabung Dan Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Yang Kami Tawarkan

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

“Kita sudah keluarkan team kombinasi dibantu Polri, dari mulai Intel sampai ke POM TNI untuk cari di wilayah yang peluang ia bersembunyi. Disangka kuat memang masih di sekitaran Muba,” kata Pangdam.

Sepanjang pelarian, Prada Deri juga dimaksud putus komunikasi dengan keluarganya di Palembang. Ke-2 orangtua Prada Deri juga tidak tahu dimana keberadan sang anak.

“Telah 2 minggu ini kita awasi, tapi sekarang ini belumlah ada mengontak faksi keluarganya. Mungkin DP bersembunyi dalam tempat tempat yang ia tidak punyai alat komunikasi dan suport lain. Keluarga tidak paham,” tuturnya.

“Saya himbauan pada aktor atau keluarganya untuk selekasnya menyerahkan diri serta jalani proses hukum. Tapi jika tidak maka kami kejar selalu,” tutupnya.

Kematian Fera didapati pada Jumat (10/5). Fera diketemukan dimutilasi dalam suatu penginapan di Sungai Lilin, Musi Banyuasin. Korban diketemukan di masalah springbed serta mulai membusuk.

Polisi menyebutkan Prada DP merencanakan memutilasi korban serta masukkan ke dua koper, gagasan itu diurungkan. Tidaklah sampai disana, seterusnya aktor merencanakan membakar korban menggunakan timer obat nyamuk. Tetapi obat nyamuk itu mati.

You might also like