DS Diamankan Barisan Direktorat Reserse Krimibal Spesial Polda Jawa barat

DS Diamankan Barisan Direktorat Reserse Krimibal Spesial Polda Jawa barat – Polda Jawa barat membekuk DS pemilik account Facebook ‘Dodi Suardi’ seseorang dokter gara-gara mengupload masalah remaja meninggal ditembak polisi. Polisi sayangkan tindakan dokter itu.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Bersama Kami, Diantaranya : # Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya # Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya # Bonus New Member 10% # Bonus Referensi Teman 15% Selamanya Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus-bonus Tersebut

“Kebetulan DS ini ialah seseorang dokter pakar kebidanan serta seseorang doktor S3 mengajar di satu diantara perguruan tinggi di Bandung. Jadi yang berkaitan tidak hanya mengajar di perguruan tinggi Kota Bandung, ini praktiknya di rumah sakit populer di Kota Bandung. Jadi beliau mengajar serta punyai ketrampilan di kebidanan,” tutur Direktur Reserse Kriminil Spesial Polda Jawa barat Kombes Samudi di Mapolda Jawa barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (28/5/2019).

Pencarian di account Facebook-nya, DS tertera kerja di Rumah Sakit Hasan Sadikin serta RS AMC Bandung. Sesaat mengajar, tercatat DS mengajar di Fakultas Kedokteran Kampus Padjajaran.

Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Untuk Bergabung Dan Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Yang Kami Tawarkan

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Samudi sayangkan atas tindakan dokter itu. Menurut Samudi, tidak sepantasnya dokter ditambah lagi dosen pengajar menebarkan content hoax di sosial media.

Karena, kata Samudi, upload yang dikerjakan DS akan menyebabkan kedengkian warga pada lembaga Polri.

“Kita sayangkan yang semestinya beliau ini kan dokter serta doktor pengajar semestinya menolong pemerintah, aparat keamanan dalam soal memberi penyejukan, pandangan serta edukasi ke warga pemakai sosial media,” katanya.

“Harusnya jika ada berita yang tidak benar, ini share dahulu, tetapi janganlah dishare, janganlah ini berita-berita yang tidak jelas, belum pasti kebenaran, ini langsung diberi tambahan serta diberi bumbu lalu di sharing. Jika kabarnya tidak benar akan memunculkan apriory kedengkian serta amarah,” kata Samudi memberikan tambahan.

DS diamankan barisan Direktorat Reserse Krimibal Spesial Polda Jawa barat pada Senin (27/5) kemarin. Dalam unggahannya lewat account Facebook-nya ‘Dodi Suardi’ aktor menyebutkan ada remaja 14 tahun yang meninggal ditembak polisi.

Mengenai upload yang dicatat DS di akunnya pada 26 Mei 2019 adalah :

“Malam hari ini Allah menyebut hamba-hamba yang dikasihinya. Seseorang remaja tanggung, memakai ikat pinggang berlogo osis, di antar ke posko mobile ARMII dalam keadaan bersimbah darah. Waktu ditempatkan distretcher ambulans, tidak ada tanggapan, nadi juga tidak teraba. Team medis selekasnya lakukan resusitasi. Keadaan sangatlah berat sampai anak ini syahid dalam perjalanan ke rumah sakit. Team medis yang membantu tidak sanggup meredam air mata. Kematian anak tetap tersisa trauma. Tidak teringat perasaan orangtuanya…. Korban Tembak Polisi, Seseorang Remaja 14 Tahun Meninggal,” catat DS.

You might also like