Delapan Orang Di Pulangkan Tanpa Diolah Hukum Oleh Polisi

Delapan Orang Di Pulangkan Tanpa Diolah Hukum Oleh Polisi – Polisi memulangkan delapan anggota Pergerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang diamankan sebab membakar ban di dalam jalan kala perbuatan di Cawang, Jakarta Timur. Ke-8 orang itu cuma diminta info, tanpa ada diolah hukum selanjutnya.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Bersama Kami, Diantaranya : # Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya # Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya # Bonus New Member 10% # Bonus Referensi Teman 15% Selamanya Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus-bonus Tersebut

“Kami cek serta telah diambil keterangannya,” kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Ady Wibowo melalui pesan singkat, Minggu (7/4/2019).

Ady menyampaikan pihaknya mengutamakan langkah persuasif dibanding represif dalam soal ini. Tidak cuman minta info, polisi pun berikan keterangan mengenai teknik menyatakan masukan di podium yang benar.

Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Untuk Bergabung Dan Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Yang Kami Tawarkan

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

“Kami kasih pembinaan serta wawasan bagaimana memberikan masukan di muka umum. Kami telah kembalikan,” tutur Ady.

Penangkapan delapan anggota GMNI awal kalinya berlangsung pada Jumat (5/4) sore. Kala itu, ada 8 orang yang berlaga di muka RS UKI, Cawang, Jakarta Timur, sekalian membakar ban.

“Mereka kan kerjakan ini tdk ada izin, selanjutnya bakar ban di dalam jalan, mengganggu ketertiban umum,” kata Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin AR pada detikcom kala diminta konfirmasi.

Didapati dalam aksinjya, GMNI mengkritik kapasitas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nurdin menuturkan massa tidak segalanya berstatus mahasiswa.

“Itu bukan mahasiswa, bekas mahasiswa kelihatannya, GMNI, mungkin ada mahasiswa sebagian orang,” papar Nurdin awal kalinya.

You might also like