BPN Kritik Proyek yang Dibangun Pemerintah Dinilai Tak Dibuat Kajian yang Mendalam

BPN Kritik Proyek yang Dibangun Pemerintah Dinilai Tak Dibuat Kajian yang Mendalam – Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengkritik banjir yg berlangsung di ruas Jalan Tol Ngawi-Kertosono di Madiun, Jawa Timur. Menurut Koordinator Juru bicara BPN Dahnil Anzar, banjir berlangsung lantaran analisis pembangunan infrastruktur Tol Ngawi-Kertosono tak dijalankan dengan masak.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Bersama Kami, Diantaranya : # Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya # Bonus Kemenangan 2,5% Tiap Minggunya # Bonus New Member 10% # Bonus Referensi Teman 15% Selamanya Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus-bonus Tersebut

” Jadi mulai sejak awal usul kami yaitu banyak infrastruktur dibuat itu inefisiensi, mis-prioritas. Punya arti, kajiannya tak masak, hingga yg berlangsung ya sesuai itu, ” kata Dahnil di Swiss Bellresidence, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019) .

Dia mengkritik project yg dibuat pemerintah yg dianggap gak dibikin analisis yang dalam. Dahnil menyebutkan, apabila Prabowo-Sandiaga dipilih, akan pastikan project yg dibuat sama dengan kepentingan warga.

Silahkan Langsung Hubungi CS Kami Untuk Bergabung Dan Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Yang Kami Tawarkan

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

” Pak Prabowo mulai sejak awal udah mengatakan, sewaktu beliau berdua jadi calon presiden, seperti melakukan revisi mana-mana project yg dirasa tidak cocok serta manakah yg sama dengan, ” katanya.

Dia ikut menjelaskan, jika Prabowo dipilih, tak kan membuat infrastruktur yg akan berefek negatif untuk warga kira-kira, seperti banjir.

” Banyak project yg dibikin semerta-merta atau kajiannya tak mendalam. Saya sangka ke depan yang penting diperbaiki yaitu kita mau yakinkan semua project infrastruktur mesti dilandasi oleh analisis yg panjang, bukan kebutuhan project tersebut. Ia mesti miliki efek positif, tetapi kita juga dapat menyikapi eksternalitis negatif kaya apakah yg berlangsung di Madiun. Kan eksternalitis negatif punya arti pada mulanya daerah itu tidak sempat banjir, lantaran tol itu jadi banjir, ” tutur Dahnil.

Awal kalinya dikabarkan, banjir merendam ruas Tol Madiun selama 1 km.. Banjir dengan ketinggian hampir 1 mtr. itu berlangsung di Km 603 sampai Km 604, Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo.

You might also like